Ketika Perasaan Mengalahkan Kebenaran
Sinopsis
Bagaimana jika khotbah yang membuat kita menangis ternyata tidak membuat kita semakin dekat kepada kebenaran? Bagaimana jika ayat Alkitab yang terdengar sangat meyakinkan ternyata telah dipakai untuk membenarkan opini? Dan bagaimana jika berita yang kita teruskan kepada sesama jemaat ternyata hoaks?
Post-Truth di Mimbar Gereja membongkar persoalan ketika perasaan, popularitas, otoritas, dan narasi mengalahkan kebenaran di tengah kehidupan gereja. Buku ini mengajak pengkhotbah dan jemaat memeriksa kembali cara mereka mendengar, percaya, menafsirkan, dan menyebarkan informasi. Provokatif tetapi membangun, buku ini mengajukan pertanyaan yang mungkin membuat kita tidak nyaman: Apakah yang kita dengar di mimbar benar-benar kebenaran—atau hanya sesuatu yang ingin kita percayai?
|
Penulis |
: |
Abraham P. Sitinjak |
|
Penerbit |
: |
Sehati |
|
Cetakan |
: |
Pertama, 2026 |
|
ISBN |
: |
|
|
Tebal |
: |
vi + 158 halaman |
|
Bahasa |
: |
Indonesia |
|
Ukuran |
: |
14.8 cm x 21 cm |