INJIL, TOLERANSI, DAN DIALOG.
Menginjili Tanpa Menyinggung

Sinopsis

Buku Injil, Toleransi, dan Dialog: Menginjili Tanpa Menyinggung mengupas bagaimana gereja dapat mengabarkan Injil dengan bijak di tengah dunia yang plural, penuh sensitivitas, dan sarat luka sejarah.

Dimulai dari realitas Indonesia yang majemuk serta memori traumatis terkait tuduhan “kristenisasi”, penulis menunjukkan bahwa perbedaan antara evangelisasi dan kristenisasi harus diperjelas agar misi gereja tidak kehilangan wajah kasihnya. Melalui kisah nyata, studi kasus, dan refleksi teologis, buku ini membedah tantangan penginjilan di ruang publik, di tengah bencana, maupun dalam pelayanan lintas iman.

Dengan bahasa populer namun tetap teologis, pembaca diajak melihat kembali teladan Yesus yang inkarnasional dan misi Paulus yang kontekstual, sebagai model penginjilan yang bersifat relasional, dialogis, dan inklusif. Buku ini juga menekankan pentingnya integritas hidup, kesaksian kasih, dan dialog lintas iman sebagai jembatan yang lebih kuat daripada retorika semata.

Lebih dari sekadar teori, buku ini menawarkan panduan praktis: bagaimana memilih bahasa yang tidak menyinggung, membangun relasi yang tulus, menghadirkan Injil melalui seni dan media kreatif, serta menghidupi misi dengan doa dan kerendahan hati.

Singkatnya, buku ini menegaskan bahwa Injil tetap relevan sebagai kabar baik, asalkan dihidupi dan diwartakan dengan kasih, kebijaksanaan, dan dialog.

 

Penulis

:

Steven Tong Siburian, M.Th

Penerbit

:

Sehati

Cetakan

:

Pertama, 2025

ISBN

:

 

Tebal

:

vi + 136 halaman

Bahasa

:

Indonesia

Ukuran

:

14,8 x 21 cm

Scroll to Top