.

.

Kepemimpinan Yang Menghamba

Penulis : Dr. Nancy Lumumba

Penerbit : SEHATI

Cetakan : Pertama, 2023

ISBN : dalam pengurusan

Contoh : Softcover

Tebal : vi+146 halaman

Bahasa : Indonesia

Ukuran : 14,8x21cm

Jumlah Stok : –

DESKRIPSI BUKU

Dalam buku ini penulis membahas konsep kepemimpinan yang menghamba dari perspektif Kristiani, dengan fokus pada kepemimpinan Yesus Kristus. Konsep kepemimpinan yang menghamba adalah prinsip yang mengajarkan bahwa seorang pemimpin sejati adalah yang mengabdi dan menyumbangkan dirinya untuk kepentingan orang lain. Buku ini mengajarkan bahwa kepemimpinan yang menghamba adalah kebalikan dari kepemimpinan yang otoriter dan egois, di mana seorang pemimpin menggunakan kekuasaan dan otoritasnya untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Melalui kajian biblikal dan mendalam terhadap tindakan dan ajaran Yesus dalam Alkitab, penulis menjelaskan bahwa Yesus adalah teladan analisis utama kepemimpinan yang menghamba. Yesus adalah pemimpin yang memperhatikan kepentingan orang lain, melayani mereka, dan bahkan mengorbankan dirinya sendiri demi menyelamatkan umat manusia.

Buku ini juga membahas bagaimana kita sebagai orang percaya dapat membayangkan kepemimpinan yang menghamba dalam kehidupan kita sehari-hari. Penulis mengungkapkan bahwa kepemimpinan yang menghamba adalah panggilan setiap orang percaya, dan itu dapat diwujudkan dengan kehidupan yang selalu mengabdi dan menyumbangkan diri untuk kepentingan orang lain.

Kepemimpinan yang Menghamba adalah buku yang relevan dan penting bagi semua orang, terutama bagi mereka yang memegang peran kepemimpinan dalam gereja, organisasi, atau masyarakat. Buku ini menyediakan panduan praktis dan inspiratif yang dapat membantu pembaca mengembangkan kepemimpinan yang menghamba dan memberikan dampak positif bagi orang-orang di sekitar mereka.

Dalam buku ini, penulis juga menyoroti beberapa ciri-ciri kepemimpinan yang menghamba, seperti rendah hati, pelayanan, keteladanan, tanggung jawab, dan kasih. Mereka menggambarkan bagaimana kepemimpinan yang menghamba dapat mempengaruhi dan mengubah kehidupan orang lain secara positif.

Selain itu, buku ini juga memberikan sudut pandang yang berbeda dalam memandang kepemimpinan. Penulis menunjukkan bahwa kepemimpinan yang menghamba tidak hanya berlaku di dunia sekuler, tetapi juga sangat relevan dalam konteks kehidupan rohani. Mereka mengajak pembaca untuk memandang kepemimpinan sebagai panggilan dari Tuhan, dan untuk menyadari bahwa setiap orang bisa menjadi pemimpin yang menghamba apapun yang disetujui dalam masyarakat.

Kepemimpinan yang Menghamba adalah buku yang dapat mengubah cara kita memahami dan membayangkan kepemimpinan. Dengan fokus pada keteladanan Yesus Kristus, buku ini mengajarkan nilai-nilai yang penting bagi setiap pemimpin yang ingin membawa perubahan yang positif dan bermanfaat bagi orang lain.

Buku ini sangat cocok untuk para pemimpin gereja, pendeta, pendeta, pengurus organisasi, dan siapa pun yang ingin membawa pengaruh positif dalam menyatakan sebagai pemimpin. Dengan membaca buku ini, kita akan mendapatkan wawasan dan kebijaksanaan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin yang menghamba dan efektif dalam melayani orang-orang di sekitar kita. Buku ini juga dapat menjadi sumber inspirasi dan dorongan bagi setiap orang yang ingin belajar lebih banyak tentang kepemimpinan yang menghamba dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Biodata Penulis

NANCY LUMUMBA lahir di Selat Panjang, 11 Februari 1974 dari keluarga Kristen. Menyelesaikan pendidikan S1 Teologi di STT Bethany, Balik Papan tahun 2009, S2 Teologi di STT Bethel The Way, Jakarta tahun 2012, S3 di Institut Kristen Borneo, Balik Papan tahun 2014. Sekarang ini sebagai dosen di STT Pokok Anggur Jakarta, mengajar mata kuliah; Kepemimpinan, Homiletika, Etika Kristen, Metodologi Penelitian, dan Pastoral. Beliau adalah istri dari Pdt. Johny Theo dan dikaruniakan tiga anak. Pernah menjabat sebagai Direktur PT. Alpha Utama Mandiri, Tangerang selama 3 tahun. Selain sebagai dosen beliau juga aktif melayani di Gereja Bahtera Life Community Church sebagai Gembala jemaat.

Scroll to Top