Sinopsis
Buku ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan aka demik atau
memperkaya kajian teologi biblika. Lebih dari itu, buku ini ditulis sebagai
sebuah warisan iman. Secara khusus, saya menulisnya de ngan kerinduan agar
suatu hari anak saya, yang pada masa kini mungkin belum sepenuhnya memahami
kedalaman perkara ini, dapat membaca, mengerti, dan menangkap arti pengampunan
yang sejati. Saya berharap ia kelak memahami bahwa pengampunan bukan sekadar
melupakan ke salahan, bukan sekadar melepas luka, dan bukan pula sikap lemah di
ha dapan kejahatan. Pengampunan adalah jalan Allah untuk memulihkan manusia
yang retak, memanggil pulang yang tersesat, dan membangun kembali relasi yang
telah hancur oleh dosa.
Di dalam perjalanan hidup, setiap manusia akan berhadapan
dengan luka, kegagalan, kesalahan, dan kerapuhan. Ada saat manusia perlu di
ampuni, dan ada saat manusia dipanggil untuk mengampuni. Karena itu, memahami
pengampunan secara benar menjadi sangat penting. Tanpa pengampunan, hati
manusia mudah menjadi keras. Tanpa pertobatan, pe ngampunan mudah menjadi murah.
Tanpa pemulihan, relasi hanya tam pak damai di permukaan, tetapi tetap
menyimpan keretakan di dalamnya. Alkitab menuntun kita untuk melihat bahwa
pengampunan selalu berge rak menuju kebenaran, pertobatan, keadilan, dan
shalom.
Buku ini dapat memberi manfaat bagi gereja. Gereja dipanggil
bukan hanya untuk memberitakan pengampunan, tetapi juga untuk menjadi komunitas
yang menghidupi pengampunan. Gereja yang memahami pengampunan tidak akan
mempermainkan dosa, tetapi i juga tidak akan membiarkan manusia tenggelam
selamanya dalam masa lalunya. Gereja yang sehat adalah gereja yang mampu
menegakkan kebe naran, membuka jalan pertobatan, merawat proses pemulihan, dan
meng hadirkan wajah Kristus yang penuh kasih karunia dan kebenaran.
Buku ini menolong para pembaca, baik mahasiswa teologi,
pelayan Tuhan, pemimpin gereja, maupun jemaat, untuk masuk lebih da
lamkedalamhikmatAlkitab tentang pengampunan. Bila ada kekurangan dalam
penyusunan ini, semuanya menjadi tanggung jawab penulis. Na mun segala
kebaikan, terang, dan manfaat yang muncul dari buku ini ki ranya kembali kepada
Tuhan, Sang Sumber pengampunan dan pemulihan sejati.
Penerbit | : | Sehati |
Cetakan | : | Pertama, 2026 |
ISBN | : |
|
Tebal | : | xii + 225 halaman |
Bahasa | : | Indonesia |
Ukuran | : | 13,5 x 21 cm |