Dekonstruksi Agama, Relativisme, dan Tantangan Iman Kristen di Era Postmodern
Sinopsis
Mengapa di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi justru semakin banyak orang mencari spiritualitas di luar agama? Mengapa relativisme, meditasi, energi spiritual, dan berbagai praktik New Age semakin diterima, bahkan oleh sebagian orang Kristen?
Buku Postmodernisme dan Kebangkitan Spiritualitas Zaman Baru mengupas secara kritis hubungan antara postmodernisme, dekonstruksi agama, dan lahirnya spiritualitas kontemporer yang mengubah cara manusia memandang Allah, kebenaran, dan keselamatan. Dengan pendekatan historis, filosofis, dan teologis, buku ini menelusuri akar pemikiran New Age, pengaruhnya dalam kehidupan modern, serta membandingkannya dengan ajaran iman Kristen berdasarkan kesaksian Kitab Suci.
Lebih dari sekadar kritik terhadap suatu gerakan spiritual, buku ini mengajak pembaca memahami perubahan budaya yang sedang berlangsung sekaligus menemukan dasar yang kokoh untuk membangun iman di tengah dunia yang semakin plural dan relatif.
Sebuah bacaan yang relevan bagi mahasiswa, dosen, pendeta, pelayan gereja, dan setiap orang yang ingin memahami tantangan iman Kristen di era postmodern serta tetap teguh berpegang pada kebenaran Injil.
|
Penulis |
: |
Dr. Abraham P. Sitinjak |
|
Penerbit |
: |
Sehati |
|
Cetakan |
: |
Pertama, 2026 |
|
ISBN |
: |
|
|
Tebal |
: |
x + 542 halaman |
|
Bahasa |
: |
Indonesia |
|
Ukuran |
: |
15,5 cm x 23 cm |